Ukuran Helm Harus Sesuai Ukuran Kepala
Mungkin anda salah satu pengguna helm yang merasa bahwasanya pakai helm dan dikancingkan sampai klik sudah cukup aman. Dulu saya termasuk dalam salah satu dalam kelompok tersebut tetapi ketika saya melihat dan melakukan sendiri sebuah ekperimen tentang kekuatan perlindungan helm terhadap kepala berdasarkan ukurannya saya baru percaya, bahwa saya harus keluar dari kelompok tersebut.
Sebelumnya saya juga sering sharing helm dengan istri saya atau dengan adik-adik saya, yang penting tidak tertangkap polisi tanpa memperhitungkan potensi bahaya menggunakan helm yang tidak sesuai dengan ukuran kepala.
Tidak sesuai dengan ukuran kepala seperti apa ya?
1. Ukuran helm lebih kecil dari ukuran kepala kita, tentu saja hal ini akan menjepit kepala kita yang resikonya akan menyebabkan kepala pusing, mual dan sedikit berkunang-kunang, karena aliran darah ke kepala juga terganggu. Hal ini dapat dilihat pada saat kita melepas helm dan terlihat warna merah pada kulit dahi kita, akibat jepitan helm tersebut. Bagaimana kalau sebaliknya?
2. Ukuran helm lebih besar dari ukuran kepala. Lebih baik anda melakukan ekperimen seperti yang saya lakukan.
Langkah-langkah ekperimen:
- Siapkan telur ayam atau telur bebek
- Siapkan styrofoam
- Rakit styrofoam sehingga membentuk sebuah tempat dan telur dapat dimasukkan kedalamnya. Pastikan ukuran styrofoam tersebut tepat dengan ukuran telur dan menutup seluruh bagian telur, sehingga tidak ada ruang tersisa didalamnya.
- Rakit styrofoam sehingga membentuk sebuah tempat dan telur dapat dimasukkan kedalamnya. Pastikan ukuran styrofoam tersebut lebih besar dibandingkan dengan ukuran telur dan menutup seluruh bagian telur, tetapi masih ada ruang tersisa didalamnya.
- Jatuhkan kedua styrofoam yang berisi telur tersebut dari ketinggian 1.5 meter secara bersama-sama ke permukaan yang keras (lantai)
- Buka kedua styrofoam tersebut dan perhatikan apa yang anda dapatkan dari percobaan tersebut.
Ternyata telur yang kita tempatkan di dalam styrofoam, dengan ruang tersisa di dalamnya, pecah. Sedangkan telur yang kita tempatkan di dalam styrofoam, dengan ukuran tepat dengan ukuran telur tersebut, tidak pecah.
Dari percobaan tersebut kita dapat menarik kesimpulan, bahwasanya penggunaan helm yang tidak sesuai dengan ukuran kepala adalah berbahaya.
Bertindak aman untuk hidup yang lebih baik.
Kata pencarian:
- ukuran helm anak
- cara melihat ukuran untuk helm
- pakai helm ukuran apa ?
Artikel terkait:






Komentar
Form Komentar