Traffic light yang ada dan terpasang sekarang ini belum menjamin kita semua aman dan terhindar dari kecelakaan lalu-lintas walaupun lampu sudah menyala hijau.
Kenapa bisa seperti itu? pada saat kita berada di jalan raya, tidak semua orang yang menggunakannya patuh terhadap aturan lalu-lintas, sekalipun sebenarnya mereka tahu kalau merah harus berhenti dan hijau boleh berjalan.
Pernah suatu waktu saya berkendara dan melaju saat lampu hijau menyala, ketika sampai di tengah perempatan saya berpapasan dengan kendaraan lain yang datang dari jalur yang traffic light – nya menyala lampu merah. Dan tidak itu saja, dia masih sempat mengumpat ke arah saya “Goblok!!”
saya cuma bisa bersabar dan membiarkannya melintas.
Seandainya saja saat itu saya langsung tancap gas tanpa melihat kanan kiri, hanya berpatokan, lampu hijau menyala saya boleh berjalan dan kendaraan di jalur yang menyala lampu merah pasti berhenti, maka kejadian seperti dibawah ini tidak akan terelakkan.
Pada kondisi tersebut mungkin jalur yang menyala hijau akan mengklaim bahwa anda benar, karena jalur yang lain melanggar lampu merah. Tetapi kalau kita tinjau dari sisi kerugian, sebenarnya anda rugi atau tidak? kalau sampai terlibat dalam kecelakaan seperti film diatas. Mana yang lebih merugikan menunggu sesaat dengan menengok ke kiri dan kanan atau langsung buka gas dan terlibat dalam kecelakaan sekalipun dapat uang ganti rugi tapi ga tau besarnya berapa
Traffic light hanya benda mati yang tidak dapat melakukan tindakan apa-apa pada saat ada orang yang melanggarnya. Sehingga kecelakaan tersebut harus diantisipasi oleh masing-masing penggunanya demi keamanan dan hidup kita yang lebih baik.
Artikel terkait:





Beri komentar