Tips Perangkap Nyamuk
Nyamuk dapat membawa beberapa bibit penyakit yang berbahaya bagi kita sebagai contoh malaria, demam berdarah dsb. Tetapi ketika kita digigit nyamuk walaupun tidak membawa bibit penyakit, setidaknya hal itu sangat mengganggu. Apalagi kalau yang digigit kulit yang sensitif, seperti kulit bayi, gigitan nyamuk tersebut akan membekas di kulit.
Tindakan pencegahan yang paling baik adalah menutup pintu masuk dan saluran udara masuk dengan kasa nyamuk, tetapi terkadang masih ada saja nyamuk yang berhasil masuk.
Berikut adalah metode yang menarik untuk menjebak nyamuk, sehingga nyamuk bisa di tangkap terlebih dahulu sebelum menggigit kita dan tidak mengandung pestisida. Metode ini ditemukan oleh kelas anak-anak cerdas di SD Yong An di Taipei (Hsu Jia-Chang sang penemu dibantu dengan gurunya)
Bahan yang diperlukan :
- Botol plastik ukuran 2 liter
- 50 gr gula pasir
- 1 gr bubuk ragi
- Termometer
- Gelas Ukur
- Cutter
- Kertas hitam
Langkah-langkahnya :
- Potong bagian atas botol seperti gambar dibawah. Simpan potongan bagian atas botol untuk langkah no. 4
- Campur 200 cc air panas dengan 50 gr gula, kemudian didinginkan hingga suhu 40 derajat Celcius
- Tuangkan air gula ke dalam botol dan tambahkan bubuk ragi. Campuran tersebut secara kimiawi akan menghasilkan gas CO2
- Masukkan bagian atas botol yang terpotong ke dalam botol dengan posisi terbalik (lihat gambar). Usahakan gas yang dihasilkan hanya keluar melalui lubang di tengah saja dengan memasang secara erat (tidak longgar)
- Lapisi botol dengan kertas hitam untuk membuat bagian dalam botol menjadi gelap. Tempatkan di sudut ruangan dan tempat yang gelap. Karena nyamuk menyukai tempat yang gelap.


Setelah 2 minggu, botol itu akan terisi penuh nyamuk mati. Ganti air gula dan ragi setiap 2 minggu sekali.
Bertindak aman untuk hidup yang lebih baik.
Sumber di sini
Tag: demam berdarah, malaria, nyamuk, perangkap nyamuk





2 comments so far
Beri komentar