Untuk para pengendara sepeda motor yang masih menggunakan helm yang tidak jelas standarnya alias helm-helman, hati-hati selain berbahaya untuk keselamatan anda, simak penuturan pejabat Departemen Perdagangan berikut.
“Insya Allah. Akhir Maret ini kami bersama tim dari Depperin akan melakukan pembersihan terhadap helm abal-abal yang dijual di pasaran,” jelas Inayat Imam, Direktur Pengawasan Barang Beredar Depdag kepada Pos Kota.
Sebab sesuai kesepakatan bersama antara Baca kelanjutannya »
Tag: helm, SNI, standar nasional indonesia
Apakah anda salah satu penggemar olahraga bersepeda yang saat ini cukup ngetrend baik di kalangan artis maupun eksekutif. Ditambah lagi adanya isu mengenai kepedulian lingkungan, kemacetan, hari bebas polusi, dan kampanye bike to work semakin menggiatkan olahraga menggowes ini.
Bersepeda juga mempunyai beberapa potensi bahaya yang harus dihindari sehingga tujuan agar badan sehat dapat tercapai dengan aman dan nyaman. Untuk mengurangi resiko yang muncul, kita perlu persiapkan beberapa riding gear berikut : Baca kelanjutannya »
Tag: bike to work, helm, jersey, kacamata, sarung tangan, sepatu, sepeda
Kali ini kita akan belajar mengenai tipe helm yang benar. Disini mungkin beberapa dari kita masih mengalami pemahaman yang keliru mengenai helm. Contohnya adalah kita masih menganjurkan berkendara menggunakan helm type half face.
Setelah saya check ke sumber internasional ternyata helm yang termasuk dalam kategori half face adalah helm cethok, helm proyek dan sebagainya dengan kata lain helm yang tidak melindungi bagian belakang kepala. Tentu saja hal ini bertentangan dengan prinsip-prinsip keselamatan berkendara terkait dengan perlindungan kepala. Yaitu memilih helm dengan struktur yang dapat melindungi bagian belakang kepala.
Berikut penjelasan dengan gambarnya :

- Half face, tidak melindungi bagian belakang kepala dan Baca kelanjutannya »
Tag: 3/4 face, full face, half face, helm, open face
Mungkin anda salah satu pengguna helm yang merasa bahwasanya pakai helm dan dikancingkan sampai klik sudah cukup aman. Dulu saya termasuk dalam salah satu dalam kelompok tersebut tetapi ketika saya melihat dan melakukan sendiri sebuah ekperimen tentang kekuatan perlindungan helm terhadap kepala berdasarkan ukurannya saya baru percaya, bahwa saya harus keluar dari kelompok tersebut.
Sebelumnya saya juga sering sharing helm dengan istri saya atau dengan adik-adik saya, yang penting tidak tertangkap polisi tanpa memperhitungkan potensi bahaya menggunakan helm yang tidak sesuai dengan ukuran kepala.
Tidak sesuai dengan ukuran kepala seperti apa ya?
1. Ukuran helm lebih kecil dari ukuran kepala kita, tentu saja hal ini akan menjepit kepala kita yang resikonya akan menyebabkan kepala pusing, mual dan sedikit berkunang-kunang, karena aliran darah ke kepala juga terganggu. Hal ini dapat dilihat pada saat kita melepas helm dan terlihat warna merah pada kulit dahi kita, akibat jepitan helm tersebut. Bagaimana kalau sebaliknya?
2. Ukuran helm lebih besar dari ukuran kepala. Lebih baik anda melakukan ekperimen seperti yang saya lakukan. Baca kelanjutannya »
Tag: helm, ukuran helm, ukuran kepala
Semua media otomotif, khususnya sepeda motor, di pekan terakhir ini sedang menyoroti mengenai penggunaan helm sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI). Hal ini terkait dengan penerapan dari peraturan Menteri Perindustrian dan efektif mulai berlaku sejak tanggal 25 Maret kemarin, 9 bulan sejak ditetapkan.
Hal ini menyulut pro dan kontra dalam masyarakat. Pro karena semua helm yang diproduksi adalah helm yang tersertifikasi dan dijamin aman dan kontra karena adanya tambahan biaya untuk membuat emboss SNI, melakukan sertifikasi dsb.
Lebih baik mungkin kita membahas mengenai kriteria helm yang sesuai dengan SNI dan memeriksa apakah helm yang kita kenakan sudah sesuai atau belum. Beberapa kriterianya adalah sbb : Baca kelanjutannya »
Tag: helm, SNI, standar nasional indonesia
Setiap produsen helm pasti akan menempelkan stiker merek di produknya. Tetapi pada saat pemilihan helm, kita seharusnya tidak terpaku pada merek helm tersebut, tetapi harus difokuskan pada stiker untuk sertifikasi standar kekuatan helm tersebut.
Mungkin teman-teman pernah melihat produk helm yang mendapat stiker SNI, DOT, Snell dsb. Disini saya akan memperlihatkan bagaimana sebuah helm yang mendapat stiker Snell (baca: tersertifikasi Snell) diuji. Dari pengujian tersebut anda bisa membayangkan kemungkinan-kemungkinan apa saja yang bisa terjadi pada kepala kita seandainya kita tidak menggunakan helm.
Pengujian tersebut ditujukan untuk penggunaan helm berkendara sepeda motor. Kalau anda terbiasa menggunakan helm proyek atau “cethok” saat berkendara, silahkan Baca kelanjutannya »
Tag: DOT, helm, sertifikasi, Snell, SNI
Bagaimana cara memilih helm yang benar untuk kita? Sebelum menjawabnya, kita harus tanya pada diri sendiri dulu, apa tujuan memakai helm? Kalau untuk menghindari kena tilang polisi, maka akan banyak pilihan helm yang tersedia di pasaran. Tetapi kalau tujuannya untuk melindungi kepala kita, maka ada beberapa kriteria yang harus kita penuhi, yaitu :
- Bentuk. Bentuk helm yang paling aman adalah type Full Face, karena memberikan perlindungan di bagian depan dan memperkuat struktur helm itu sendiri.
- Material. Pilih material helm yang memenuhi standar SNELL, DOT atau SNI. Tetapi bila helm tersebut sudah pernah terjatuh, maka material apapun yang digunakan, dianjurkan untuk tidak digunakan lagi, karena dikawatirkan sudah terjadi perubahan mikro struktur sehingga mengurangi kekuatan helm tersebut.
- Ukuran. Pilih ukuran yang pas dengan kepala. Tidak longgar sehingga dapat bergerak dan tidak sempit yang membuat anda merasa pusing dan mual bila menggunakannya.
- Warna. Pilih warna terang sehingga terlihat pada saat terang maupun gelap. Lebih baik lagi bila terdapat stiker fluorescent, yang akan menyala bila terkena cahaya.
- Nyaman. Pilih helm yang mempunyai ventilasi, untuk kesehatan dan kenyamanan kepala, dan kaca helm yang menyerap sinar, untuk mengurangi penyilauan sehingga mata tidak mudah lelah.
Silahkan tentukan tujuan menggunakan helm terlebih dahulu sebelum menentukan kriteria pemilihan helm.
Kenali helm yang benar, prediksi potensi bahayanya dan antisipasi..untuk hidup kita yang lebih baik.
Tag: full face type, helm, SNI
Riding Gear adalah perlengkapan-perlengkapan yang sebaiknya kita gunakan untuk mengurangi resiko kecelakaan. Jadi sifatnya adalah preventif, karena kita tidak tahu kapan kita akan terlibat dalam kecelakaan.
Riding Gear yang dianjurkan adalah :
- Helm. Gunakan helm dengan type minimal adalah open face, karena dapat melindungi bagian belakang kepala. Baca kelanjutannya »
Tag: celana panjang, helm, jaket, Perlengkapan Berkendara, Riding Gear, sarung tangan, sepatu, Sepeda Motor