Banyak orang berpikiran bahwa anjing itu hewan yang pintar dan diakui kepatuhannya pada pemilik atau tuannya. Tetapi bila melihat kejadian di lapangan tak sedikit berita mengenai pemilik yang dilukai oleh anjing peliharaannya.
Oleh sebab itu pemahaman mengenai anjing harus kita samakan terlebih dahulu yaitu, walaupun anjing itu kecil atau bersahabat bukan berarti anjing tidak dapat atau tidak akan melakukan kesalahan (menggigit). Sekalipun anjing itu anjing yang baik atau terlatih dengan baik, tetap saja dapat menyerang terutama pada saat anjing merasa terganggu, lapar, terancam, terkejut, takut atau marah.
Atas alasan tersebut, selalu awasi anak anda terutama ketika berdekatan dengan anjing, sekalipun anda tahu bahwa anjing tersebut anjing yang baik. Beberapa tips mungkin dapat kita berikan kepada anak-anak sbb :
- Hindari bermain dengan anjing atau jaga jarak dengan anjing tersebut, terlebih bila anjing tersebut terlihat galak dan berukuran lebih besar daripada sang anak.
- Jangan berlari di depan anjing, karena hal tersebut dapat memancing anjing tersebut untuk mengejar. Tetap tenang, jangan panik, berdiri dan jangan melakukan gerakan secara tiba-tiba yang dapat memancing respon anjing.
- Jika terlibat dalam pergumulan dengan anjing, cari sesuatu untuk membatasi gerakan anjing dengan batu, kayu dll. Lindungi wajah dengan tetap berdiri dan menjaga jarak dengan anjing.
Menurut beberapa kepercayaan, lebih baik jongkok pada saat anjing mendekat. Tetapi pada kenyataannya, hal tersebut malah tidak aman karena jarak (wajah) dengan anjing menjadi lebih dekat. Lebih baik menjauh atau menghalaunya.
Kenali tips menghindari gigitan anjing dengan benar sehingga terhindar dari bahaya.
Tag: anjing, gigitan anjing, tips




