Saat kita belajar Fisika waktu SMA dulu, kita mengenal ada 3 bentuk dasar cermin yaitu cermin datar, cermin cekung dan cermin cembung. Sifat masing-masing cermin dalam menampilkan bayangannya juga berbeda-beda termasuk jarak obyek terhadap cermin juga akan mempengaruhi bentuk bayangannya. Kali ini kita akan membahas salah satu bentuk cermin yaitu cermin cembung.
Cermin cembung banyak diaplikasikan pada kaca spion kendaraan dan perangkat keselamatan di jalan raya atau cermin pemandu jalan. Mengapa harus pake cermin cembung? kenapa tidak pake cermin datar saja atau cermin cekung saja?
Kita lihat sifat dari cermin cembung tersebut, cermin cembung adalah cermin dengan bentuk melengkung dimana lengkungannya menuju ke sumber cahaya. Karena bentuknya tersebut maka cermin cembung tidak dapat digunakan untuk memfokuskan cahaya. Anda bisa membayangkan kalau cahaya difokuskan dan dipantulkan ke mata anda.
Selain itu cermin cembung mempunyai bayangan maya, diperkecil dan tegak. Semua objek yang ditangkap oleh cermin akan diperkecil, dan efeknya adalah cermin ini mempunyai cakupan yang luas karena seolah-olah obyek tersebut di kompres. Sehingga sangat cocok digunakkan untuk kaca spion yang melihat kondisi di belakang dan cermin pemandu jalan untuk melihat situasi pengguna jalan di sisi yang lain.
Selain obyek tersebut diperkecil, jarak obyek tersebutpun diperkecil juga, oleh karena itu di cermin cembung selalu ditambahkan tulisan “Objects in mirror are closer than they appear”, obyek di cermin akan terlihat lebih dekat dibanding kenyataannya.
Artikel terkait:
Tag: cermin cembung, pemandu jalan







Beri komentar