Kecelakaan = Kemiskinan
Mungkin anda akan tertawa dengan judul postingan saya ini. Awalnya saya juga beranggapan sama, sampai suatu ketika saya mengikuti Seminar Safety Riding yang salah satu pembicaranya adalah ketua Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) baru denger juga khan
Materi yang dibahas salah satunya adalah mengenai akibat dari kecelakaan tersebut.
Dalam makalahnya disampaikan bahwa kecelakaan ternyata mempunyai dampak terhadap kesejahteraan si korban kecelakaan atau kemiskinan lebih tepatnya. Terlebih lagi bila kecelakaan menimpa laki-laki yang mana berposisi sebagai tulang punggung keluarga atau perekonomian.
Dengan tidak adanya pendapatan ditambah lagi pengeluaran untuk biaya-biaya pengobatan atau kerusakan-kerusakan yang muncul, rasanya cukup logis bila kecelakaan terkait erat dengan kesejahteraan.
Berikut graph hasil penelitian mereka terhadap keluarga korban luka berat dan keluarga korban meninggal dunia.
Korban luka berat
![]() |
|
Korban meninggal dunia
![]() |
|
Bagaimana? kalau anda sebagai tulang punggung keluarga musti berpikir 2 kali sebelum bertindak di jalan raya, terlebih lagi bila anda sudah menyadari potensi kecelakaan di jalan raya, daripada anda meninggalkan kemiskinan (baca=penderitaan) bagi orang yang ditinggalkan.
Artikel terkait:
- Kerugian Kecelakaan
- UU Lalu-lintas Masuk Kurikulum Sekolah
- Kalau Mati Kecelakaan, Jangan di Indonesia
- Tips Menghindari Kecelakaan Saat Mundur – 2
- Sepeda Motor, Kecelakaan dan Mudik Lebaran
Tag: kecelakaan, kemiskinan, Masyarakat Transportasi Indonesia, MTI







Beri komentar