Cidera Karena Air Bag

Untuk memberikan perlindungan yang efektif, maka sistem air bag harus mengembang dengan sangat cepat dan segera keluar dari panel instrumen untuk penumpang dan dari setir kemudi untuk pengemudi. Anda tahu berapa kecepatan air bag tersebut mengembang? Kecepatan gas untuk mengembangkan mencapai lebih dari 160 km/jam.

Karena kecepatan yang sangat tinggi tersebut akan memberikan gaya yang sangat besar saat mengembangkan air bag. Gaya yang besar tersebut dapat menyebabkan cidera.

Kebanyakan yang terjadi adalah cidera ringan berupa lecet atau luka bakar ringan. Sedangkan cidera berat, tetapi sangat jarang terjadi, biasanya terjadi karena :

  • Posisi yang sangat dekat atau kontak langsung dengan air bag. Hal ini dapat terjadi pada saat posisi duduk melorot atau tidak pada tempatnya atau tidak dapat menahan bergeser ke depan pada saat melakukan pengereman sebelum tabrakan.
  • Meletakkan barang atau material lainnya di atas modul air bag. Pada saat air bag bekerja dan mengembang dengan kecepatan tinggi, maka material tersebut akan terlempar dengan kecepatan tinggi dan berpotensi cidera serius bagi penumpang dan pengemudi di dalam mobil tersebut.
  • Tidak menggunakan safety belt atau menggunakan safety belt dengan tidak benar. Hal ini berpotensi cidera serius hingga fatal.

Kalau melihat standar keamanan, disarankan untuk duduk dengan jarak minimal 25 cm antara bagian dada tengah dengan setir kemudi. Anak-anak dibawah usia 12 tahun harus menggunakan safety belt dengan benar dan duduk di kursi belakang. Dan jangan meletakkan tempat duduk anak yang menghadap belakang di kursi depan dekat dengan modul air bag. Yang berpotensi cidera pada kepala anak ketika air bag mengembang.

Kata pencarian:

  • kecepatan airbag mengembang
  • anak air bags
  • kecepatan berapa airbag bekerja

Artikel terkait:

  1. Kapan Air Bag Aktif atau Mengembang?
  2. Teknologi Air Bag
  3. Air Bag Pada Saat Tabrakan
  4. Membawa Anak Dengan Mobil

Komentar

Form Komentar