Mungkin anda salah satu pecinta binatang yang mempunyai binatang peliharaan kesayangan di rumah. Kalau iya, dan anda sudah melakukannya cukup lama, tentu anda sudah mengetahui seluk beluk binatang peliharaan anda. Kapan dia harus mandi, kapan harus dipotong kukunya, kapan harus diberikan vaksinasi atau bahkan anda sudah mengetahui apa saja yang membuatnya takut dan membuatnya senang.
Lalu bagaimana jika anda ingin berpergian dan anda ingin membawanya bersama anda? Tentu kondisinya berbeda bila berada di rumah, sehingga ada beberapa tips untuk membawa binatang dalam mobil. Baca kelanjutannya »
Pada bulan Juni 2008, terjadi revisi pada Undang-Undang Lalu-Lintas di sebuah negara Asia yang terkenal dengan safety, yaitu Jepang. 23 tahun sebelumnya penggunaan sabuk pengaman mulai diwajibkan bagi pengemudi dan penumpang yang duduk di depan. Dan kali ini, Undang-Undang tersebut di revisi dengan menambah kewajiban bagi penumpang yang duduk di belakang untuk menggunakan seat belt atau sabuk pengaman.
Mengapa hal tersebut muncul? Mereka melakukan sebuah penelitian mengenai penggunaan sabuk pengaman bagi penumpang yang duduk di kursi belakang.
Dari penelitian tersebut mereka menemukan : Baca kelanjutannya »
Teknologi air bag terus berkembang untuk mendapatkan air bag yang dapat menyesuaikan dengan tingkat tabrakan, ukuran dan postur tubuh penumpang, penggunaan safety belt dan seberapa dekat jarak orang tersebut dengan modul air bag.
Beberapa sistem air bag sudah dilengkapi dengan multi stage inflator, yang akan mengembangkan air bag dengan kecepatan yang disesuaikan dengan jenis tabrakan, mulai dari yang moderat hingga parah.
Sistem tersebut dilengkapi dengan peralatan untuk Baca kelanjutannya »
Untuk memberikan perlindungan yang efektif, maka sistem air bag harus mengembang dengan sangat cepat dan segera keluar dari panel instrumen untuk penumpang dan dari setir kemudi untuk pengemudi. Anda tahu berapa kecepatan air bag tersebut mengembang? Kecepatan gas untuk mengembangkan mencapai lebih dari 160 km/jam.
Karena kecepatan yang sangat tinggi tersebut akan memberikan gaya yang sangat besar saat mengembangkan air bag. Gaya yang besar tersebut dapat menyebabkan cidera.
Kebanyakan yang terjadi adalah Baca kelanjutannya »
Tahukah anda apa saja yang perlu kita ketahui pada saat setelah air bag mengembang sebagai akibat dari satu peristiwa tabrakan?
Setelah air bag mengembang, mulai terjadi pengempesan karena gas-gas yang ada di dalamnya akan mulai keluar dari ventilasi di air bag. Biasanya terjadi pelepasan partikel-partikel seperti debu. Sebagian besar debu tersebut terdiri dari tepung jagung atau bedak yang digunakan untuk “melumasi” air bag pada saat mengembang. Baca kelanjutannya »
Anda pasti sudah tidak asing lagi dengan yang namanya blind spot, yaitu area yang tidak terlihat pada saat melihat lurus ke depan dan melihat ke belakang melalui kaca spion.
Salah satu teknologi untuk mengatasi blind spot adalah dengan sensor pendeteksi blind spot, untuk mobil Ford anda dapat melihat filmnya disini, sedangkan kali ini kita akan melihat mobil Volvo yang juga dilengkapi dengan sensor pendeteksi blind spot juga. Hanya saja penempatannya sedikit berbeda, dan menurut saya lampu indikatornya lebih terlihat milik Baca kelanjutannya »
Melanjutkan posting sebelumnya, pada saat terjadi kecelakaan terjadi, kendaraan mengalami perlambatan secara tiba-tiba dan cepat sementara struktur rangka menyerap gaya tabrakan tersebut.
Untuk penumpang yang tidak menggunakan safety belt akan terus bergerak kedepan sampai interior mobil ( setir kemudi, panel instrumen, kaca depan ) yang akan menghentikan pergerakan tersebut. Bahkan pada tabrakan yang sangat parah, penumpang dengan safety belt masih mungkin membentur Baca kelanjutannya »
Melanjutkan posting sebelumnya. Kapan air bag akan mengembang? Air bag akan mengembang pada saat terjadi tabrakan dari depan atau sekitar depan dengan perbandingan menabrak sesuatu yang solid dengan kecepatan antara 15 – 25 km/jam atau menabrak mobil yang sedang parkir dengan kecepatan 45 km/jam. Hal ini berbeda karena mobil yang sedang diparkir ketika ditabrak akan menyerap energi dari tabrakan tersebut.
Pada dunia nyata, tabrakan dapat terjadi dari berbagai sudut yang berbeda di depan dan tidak merata di seluruh bagian depan dan hal ini Baca kelanjutannya »
Sistem air bag memiliki tiga bagian dasar yang selalu ada yaitu modul air bag itu sendiri, sensor tabrakan, dan unit diagnosa. Beberapa air bag juga memiliki on/off switch, yang memungkinkan kita untuk mengaktifkan atau menonaktifkan air bag tersebut.
Modul air bag
Modul air bag terdiri dari inflator atau pemompa dan kain kantong udara. Pada sisi pengengemudi, air bag diletakkan di dalam setir kemudi dan untuk penumpang Baca kelanjutannya »
Melanjutkan artikel sebelumnya mengenai menghindari kecelakaan pada anak-anak pada saat kendaran bergerak mundur, kalau sebelumnya kita melihat dari sisi anak-anak atau “korban” apa saja yang harus disiapkan, dibiasakan dan dilakukan. Untuk kali ini kita akan membahas dari sisi pengemudi mobil.
Walaupun mungkin pengemudi tidak menjadi korban tetapi harus dipahami bahwasanya kecelakaan akan membawa kerugian bagi siapa saja, baik korban maupun pelaku. Berikut beberapa tips yang perlu dilakukan oleh pengemudi : Baca kelanjutannya »