18
Feb

Berkendara di Jalan Beton Rusak

   Ditulis oleh: admin   dalam kategori Sepeda Motor

Pagi ini, teman sekerja saya datang dengan muka agak lesu dan jaket yang tercabik-cabik plus basah kuyup. Celana panjang yang biasanya rapi ada sedikit lubang di bagian lututnya. Wah, pasti ada sesuatu nih. Setelah kembali dari unit kesehatan di kantor kami, saya wawancara dia :)

Akhir-akhir ini banyak jalan yang diperbaiki dengan cara dibeton dan sudah jarang yang menggunakan aspal kecuali di daerah-daerah tertentu. Tidak terkecuali di depan kantor kami, hanya saja kondisi jalan betonnya sudah seperti foto berikut :

Anda perhatikan gambar tersebut terutama di bagian tengah. Pada jalan beton yang masih baru, bagian sambungan antara blok kanan dan kiri diisi dengan aspal sehingga rata. Sedangkan untuk jalan beton yang sudah lama, apalagi di selalu dilintasi kendaraan berat dan banjir, bagian aspal yang di tengah akan mengelupas dan akhirnya hilang.

Akhirnya bagian yang ditinggalkan aspal tersebut akan membentuk saluran yang dalamnya kurang lebih 5 cm dan lebarnya bisa mencapai selebar ban. Efeknya adalah pada saat teman saya melintasi jalan tersebut, roda sepeda motornya masuk ke dalam saluran tersebut dan membuatnya kehilangan keseimbangan.

Mengingat teman saya berkendara dengan kecepatan yang tidak bisa dibilang pelan, akhirnya terjatuh. Untung tidak ada kendaraan lain yang sedang melintas di jalan tersebut dan beberapa orang datang membantunya untuk segera meminggirkan kendaraan.

Mungkin pengalaman teman saya dapat dijadikan untuk pelajaran atau tips pada saat berkendara melintas di jalan beton yang rusak sehingga tidak mengalami kecelakaan seperti yang dalami oleh teman saya.

Artikel terkait:

  1. Teknik Melewati Jalan Rusak
  2. Teknik Menghadapi Lubang di Jalan
  3. Menyeberang di Jalan Tol = Mati
  4. Tips Berkendara Melewati Rel Kereta Api
  5. Berkendara di Terowongan

Tag: , ,

Beri komentar

Nama (*)
Email (tidak akan dipublikasikan) (*)
Website
Komentar