Apa Yang Terjadi Setelah Air Bag Mengembang?
Tahukah anda apa saja yang perlu kita ketahui pada saat setelah air bag mengembang sebagai akibat dari satu peristiwa tabrakan?
Setelah air bag mengembang, mulai terjadi pengempesan karena gas-gas yang ada di dalamnya akan mulai keluar dari ventilasi di air bag. Biasanya terjadi pelepasan partikel-partikel seperti debu. Sebagian besar debu tersebut terdiri dari tepung jagung atau bedak yang digunakan untuk “melumasi” air bag pada saat mengembang.
Natrium hidroksida dalam jumlah kecil juga mungkin muncul. Senyawa tersebut dapat menyebabkan iritasi ringan pada mata dan/atau luka yang terbuka. Tetapi ketika terjadi kontak dengan udara bebas, senyawa tersebut berubah menjadi natrium bikarbonat atau baking soda. Beberapa sistem air bag memungkinkan juga muncul senyawa kalium klorida (pengganti garam dapur).
Kebanyakan orang mungkin akan terganggu atau mengalami iritasi tenggorokan dan mata, pada saat debu-debu tersebut di lepaskan. Umumnya gangguan tersebut terjadi ketika penumpang atau pengemudi tetap di dalam kendaraan selama beberapa menit dengan jendela tertutup dan tidak ada ventilasi. Untuk yang mempunyai penyakit asma, ada kemungkinan akan terpicu dengan kehadiran debu-debu tersebut.
Setelah digunakan, air bag tidak dapat digunakan lagi dan harus diganti sesuai dengan ketentuan. Dan sampai dilakukan penggantian sistem air bag, maka sistem air bag tidak akan bekerja.
Kata pencarian:
- definisi airbag
- pengertian airbag dalam mobil
- definisi air bag mobil
- definisi airbag di mobil
- teknologi sisten air bag
Artikel terkait:






Komentar
Form Komentar