9
Apr

Air Bag Pada Saat Tabrakan

   Ditulis oleh: admin   dalam kategori Mobil

Melanjutkan posting sebelumnya, pada saat terjadi kecelakaan terjadi, kendaraan mengalami perlambatan secara tiba-tiba dan cepat sementara struktur rangka menyerap gaya tabrakan tersebut.

Untuk penumpang yang tidak menggunakan safety belt akan terus bergerak kedepan sampai interior mobil ( setir kemudi, panel instrumen, kaca depan ) yang akan menghentikan pergerakan tersebut. Bahkan pada tabrakan yang sangat parah, penumpang dengan safety belt masih mungkin membentur interior mobil.

Air bag akan melengkapi penggunaan safety belt sehingga kepala dan tubuh bagian atas lainnya dari benturan terhadap interior mobil dan mengurangi resiko cidera serius dengan membagi seluruh energi tabrakan ke seluruh tubuh.

Pada saat syarat pemicu air bag terpenuhi, maka sinyal akan dikirim ke unit inflator di dalam modul air bag. Sebuah igniter akan bereaksi untuk memproduksi gas yang akan mengisi air bag. Beberapa air bag menggunakan gas nitrogen tetapi ada juga yang menggunakan gas argon. Yang penting gas tersebut tidak berbahaya.

Untuk mengembangkan air bag mulai dari sinyal awal hingga mengambang sepenuhnya membutuhkan waktu 1/20 detik, lebih cepat daripada mata berkedip. Hal ini terkait dengan tabrakan yang terjadi dalam waktu cepat, sehingga air bag harus mengembang cepat untuk mengurangi resiko cidera.

Artikel terkait:

  1. Teknologi Air Bag
  2. Seat Belt pada Kursi Penumpang Belakang
  3. Kapan Air Bag Aktif atau Mengembang?
  4. Boleh Tidak Pake Safety Belt?
  5. Cidera Karena Air Bag

Tag: ,

One Trackback/Ping

  1. Apa Yang Terjadi Setelah Air Bag Mengembang? l Hidup Aman    Apr 21 2010 / 8am:

    [...] Tahukah anda apa saja yang perlu kita ketahui pada saat setelah air bag mengembang sebagai akibat dari satu peristiwa tabrakan? [...]

Beri komentar

Nama (*)
Email (tidak akan dipublikasikan) (*)
Website
Komentar